Belajar Konstruktivisme: Pendekatan Pendidikan Menurut Para Ahli

Belajar Konstruktivisme: Pendekatan Pendidikan Menurut Para Ahli

Pendidikan adalah proses penting dalam kehidupan kita, dan ada berbagai pendekatan Pembelajaran di Kelas yang digunakan untuk membantu siswa memahami dan mengembangkan pengetahuan mereka. Salah satu pendekatan yang penting adalah konstruktivisme, yang diperkenalkan oleh para ahli seperti Jean Piaget, Lev Vygotsky, Jerome Bruner, dan David Ausubel. Mari kita jelajahi pandangan mereka tentang konstruktivisme dalam pendidikan.

1. Jean Piaget

Jean Piaget adalah seorang psikolog Swiss yang terkenal dengan teori perkembangan kognitifnya. Menurut Piaget, anak-anak membangun pengetahuan mereka melalui proses asimilasi dan akomodasi. Asimilasi terjadi ketika anak memahami informasi baru dengan mengaitkannya dengan pengetahuan yang sudah dimilikinya. Akomodasi, di sisi lain, adalah ketika anak mengubah pengetahuannya untuk menyesuaikan dengan informasi baru. Dalam konteks pendidikan, Piaget menekankan pentingnya memungkinkan siswa untuk eksplorasi aktif dan pembelajaran berbasis pengalaman.

2. Lev Vygotsky

Lev Vygotsky, seorang psikolog asal Rusia, mengembangkan teori zona perkembangan proksimal (ZPD). Menurut Vygotsky, ZPD adalah kesenjangan antara apa yang seorang siswa dapat lakukan secara mandiri dan apa yang dapat mereka capai dengan bantuan instruksi. Dalam konteks pendidikan, Vygotsky mendorong kolaborasi dan interaksi sosial dalam pembelajaran. Dia percaya bahwa melalui kerja sama dengan orang lain yang lebih berpengalaman, siswa dapat mencapai tingkat pemahaman yang lebih tinggi.

3. Jerome Bruner

Jerome Bruner, seorang psikolog dan pakar pendidikan Amerika, mengembangkan teori pembelajaran konstruktivistik. Menurut Bruner, siswa aktif dalam membangun pengetahuan mereka melalui tiga tahap: enaktif, ikonik, dan simbolik. Tahap enaktif melibatkan belajar melalui tindakan fisik, tahap ikonik melibatkan penggunaan gambar dan representasi visual, sedangkan tahap simbolik melibatkan pemahaman konsep melalui bahasa dan simbol. Bruner menekankan pentingnya memfasilitasi proses ini dengan menyediakan pengalaman yang bermakna dan relevan bagi siswa.

4. David Ausubel

David Ausubel, seorang psikolog Amerika, dikenal karena konsep pembelajaran majemuknya. Menurut Ausubel, pembelajaran terjadi ketika materi baru dipahami dan diintegrasikan ke dalam struktur pengetahuan yang sudah ada dalam pikiran siswa. Dia mengusulkan penggunaan struktur organisasi yang jelas dalam penyajian materi untuk membantu siswa mengaitkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah dimilikinya.

Secara keseluruhan, pendekatan konstruktivis yang diperkenalkan oleh para ahli seperti Piaget, Vygotsky, Bruner, dan Ausubel menekankan pentingnya aktifitas siswa dalam membangun pengetahuan mereka melalui interaksi dengan lingkungan dan orang lain. Dengan memahami perspektif ini, pendidik dapat merancang pengalaman pembelajaran yang mendukung perkembangan siswa secara holistik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top